31 Juli 2013

Bandung, 31 Juli 2013   21.15
 
Malam ini,  setelah sekian tahun saya tidak menorehkan keisengan saya dalam menulis, tiba-tiba saya ingin menulis...ya sekedar keinginan menulis.
Ya, setelah beberapa waktu kita menjalankan perintah yang maha kuasa, tibalah kita pada penghujung bulan yg penuh rahmat.
Seluruh perhatian dan keinginan kuat untuk merayakan kemenangan sudah dipelupuk mata. Kita sendirilah yg patut tahu dan mengerti apa kekurangan kita dalam keikutsertaan pada hiruk pikuk menjalankan ibadah puasa. 
Yah...lebaran sudah dipelupuk mata..semuanya ingin menghidupkan kembali memori masa kecil ..tentunya di kampung halaman masing-masing. Ada keluarga, kerabat, teman dan siapa saja yg membangkitkan dunia masa kecil kita untuk mengulang kehidupan saat itu. Keinginan itu sangat kuat,,,sekuat tekanan dan keberanian yg menghampiri kita.
Sebagai manusia tentunya itu sudah merupakan kodrat bagi siapa saja. Keinginan kuat itulah yang menjadi spirit untuk kembali ke kampung halaman walaupun hambatan  jelas-jelas akan menghadang...he..he apalagi kalau bukan " fulus' , waktu dan sarana serta prasarana lainnya. Namun inilah uniknya kultur di masyarakat...termasuk saya tentunya.....Ininilah sisi lain dari pola berkehidupan masyarakat yang berakar kuat yang tumbuh dan akan selalu berpola yang sama sampai akhir hayat kita serta generasi sesudah kita...wallahualam bissawab..

Minal aidzin wal faizin...mohon maaf lahir dan bathin   

06 Maret 2009

Have a nice Long Week End

Sudah terbayang dalam benakku perjalanan week end ini. Melelahkan dan tidak nyaman sama sekali. Namun demikian itu memang perjalanan yang harus aku lakukan suka atau tidak suka. Semua orang mempunyai kepentingan masing-masing. Ada yang ingin bersilaturahmi ke sanak keluarga di kampung, ada yang melakukan perjalanan dinas ataupun berekreasi sekedar melepas kepenatan setelah sekian lama beraktifitas di kota besar.
Ada satu hikmah psikologis yang terkandung didalamnya yang mana sejatinya setiap manusia membutuhkan keseimbangan dunia fisik lahiriah dan bathiniah. Pada dasarnya setiap insan manusia menginginkan kedamaian....tidak saja dalam arti fisik, namu juga sekedar mengenang memori masa kecil.
Inilah sebenarnya makna hakiki manusia yang ingin damai, sejahtera lahir dan bathin...


30 Januari 2009

Ciri-Ciri Makin Tua

CIRI-CIRI PRIA TIDAK MUDA LAGI

01. Membaca makin jauh, kencing makin dekat.
02. Dulu tidur berhadap-hadapan, sekarang beradu pantat.
03. Dulu suka pakai minyak wangi, sekarang sering pakai minyak angin
04. Dulu 12 kali lebih dalam sebulan, sekarang belum tentu sekali sebulan
05. Dulu keras sekali selama menunggu, sekarang lama sekali menunggu keras.
06. Dulu langsung ON, sekarang langsung Down
07. Dulu sering tanya”HO SEH BO”, sekarang “SEHAT BO”
08. Dulu kencing asin, sekarang banyak yang sudah kencingnya manis
09. Dulu sering ajak makan enak, sekarang ajak makan obat
10. Dulu korbankan kesehatan demi kekayaan, sekarang korbankan kekayaan demi kesehatan
11. Dulu mengkritik generasi tua, sekarang mencela generasi muda
12. Dulu bermimpi untuk mengubah dunia, sekarang jadi insomnia karena dunia berubah terus.
13. Dulu dongkol karena nggak dikasih, sekarang jengkel karena ditagih.
14. Dulu pemburu nikmat, sekarang diburu tobat ... ampuuuuun ...
buru nikmat, sekarang diburu tobat ... ampuuuuun ...
15. Dulu pandangan hidup (dipandang sudah hidup) sekarang jadi Pegangan Hidup (dipegang-pegang baru hidup)
16. Ada yg lain nggak ya ??????????????


He..he..makasih oleh-olehnya pak Marwoto


05 Januari 2009

KOSA KATA MALAYSIA

Semangat Berbahasa
Semangat kebangsaan akan tumbuh apabila kita menengok istilah kosa kata yg digunakan oleh negara tetangga. Coba lihat contoh2 penggunaan kosa kata dibawah ini
Contoh :
INDONESIA : Kementerian Hukum dan HAM

MALAYSIA : Kementerian Tuduh Menuduh
INDONESIA : Kementerian Agama
MALAYSIA : Kementerian Tak Berdosa
INDONESIA : Angkatan Darat
MALAYSIA : Laskar Hentak-Hentak Bumi
INDONESIA : Angkatan Udara
MALAYSIA : Laskar Angin-Angin
INDONESIA : 'Pasukaaan bubar jalan !!!'
MALAYSIA : 'Pasukaaan cerai berai !!!'
INDONESIA : Merayap
MALAYSIA : Bersetubuh dengan bumi
INDONESIA : rumah sakit bersalin
MALAYSIA : hospital korban lelaki
INDONESIA : telepon selular
MALAYSIA : talipon bimbit
INDONESIA : Pasukan terjung payung
MALAYSIA : Askar begayut
INDONESIA : belok kiri, belok kanan
MALAYSIA : pusing kiri, pusing kanan
INDONESIA : Departemen Pertanian
MALAYSIA : Departemen Cucuk Tanam
INDONESIA : 6.30 = jam setengah tujuh
MALAYSIA : 6.30 = jam enam setengah
INDONESIA : gratis bicara 30menit
MALAYSIA : percuma berbual 30minit
INDONESIA : tidak bisa
MALAYSIA : tak boleh
INDONESIA : WC Umum
MALAYSIA : tandas awam
INDONESIA : Satpam/sekuriti
MALAYSIA : Penunggu Maling
INDONESIA : Aduk
MALAYSIA : Kacau
INDONESIA : Di aduk hingga merata
MALAYSIA : kacaukan tuk datar
INDONESIA : 7 putaran
M ALAYSIA : 7 pusingan
INDONESIA : Imut-imut
MALAYSIA : Comel benar
INDONESIA : pejabat negara
MALAYSIA : kaki tangan negara
INDONESIA :bertengkar
MALAYSIA : bertumbuk
INDONESIA : pemerkosaan
MALAYSIA : perogolan
INDONESIA : Pencopet
MALAYSIA : Penyeluk Saku
INDONESIA : joystick
MALAYSIA : batang senang
INDONESIA : Tidur siang
MALAYSIA : Petang telentang
INDONESIA : Air Hangat
MALAYSIA : Air Suam
INDONESIA : Terasi
MALAYSIA : Belacan
INDONESIA : Pengacara
MALAYSIA : Penguam
INDONESIA : Sepatu
MALAYSIA : Kasut
INDONESIA : Ban
MALAYSIA : Tayar
INDONESIA : remote
MALAYSIA : kawalan jauh
INDONESIA : kulkas
MALAYSIA : peti sejuk
INDONESIA : chatting
MALAYSIA : bilik berbual
INDONESIA : rusak
MALAYSIA : tak sihat
INDONESIA : keliling kota
MALAY SIA : pusing pusing ke bandar
INDONESIA : Tank
MALAYSIA : Kereta kebal
INDONESIA : Kedatangan
MALAYSIA : ketibaan
INDONESIA : bersenang-senang
MALAYSIA : berseronok
INDONESIA : bioskop
MALAYSIA : panggung wayang
INDONESIA : rumah sakit jiwa
MALAYSIA : gubuk gila
INDONESIA : dokter ahli jiwa
MALAYSIA : Dokter gila
INDONESIA : narkoba
MALAYSIA : dadah
INDONESIA : pintu darurat
MALAYSIA : Pintu kecemasan
INDONESIA : hantu Pocong
MALAYSIA : hantu Bungkus
INDONESIA : Pemerintah
MALAYSIA : Kerajaan

Sumber : hoding hardiman ( sedikit perubahan )

10 Desember 2008

Kisah Si kuat dan Si lemah

Crito Nglantur
Aku mau ngoceh nglantur ah…iki iso dadi falsafahe kita2 lho !!! Nek seneng yo wacanen nek ora yo kebangeten. Iki lhi critane…
Saat kita masih muda, tenaga masih kuat, pikiran dan ide-ide kita masih diperlukan, orang sibuk berlomba2 untuk mendapatkannya entah sbg istri, karyawan, buruh
Seiring dng berputarnya roda waktu dan kehidupan akan menggilas apa yang ada dihadapannya termasuk kita yang notabene akan lemah fisik dan tenaga serta sudah tidak dibutuhkan lagi alias jadi barang rongsokan.
Oleh karena itu berbahagialah apabila kita masih punya daya tahan dan tidak bergantung pada si kuat. Memang paling tidak enak jadi orang lemah..







05 Desember 2008

INFO SEKOLAH DAN BEASISWA

Konco2 po sopo ae sik pengin sekolah iki lho ana Info dan brosur sekolah di sono. Info iki soko konco sing lagi mondok nek kono. Iki lho alamate nek kene opo nek kene

24 November 2008

Kekuatan Militer Negeri Jiran

TENTERA UDARA DI-RAJA MALAYSIA Total Aircraft In Service 226 (36 orders) Organisation1st Division 2 Squadron Fokker F-28 Fellowship, Falcon 90, Global Express, Boeing BBJ Subang AFB 3 Squadron S-61A4A Nuri Butterworth AFB 6 Squadron BAE Hawk 108/Hawk 208 Kuantan AFB 10 Squadron S-61A4A Nuri Kuala Lumpur AFB 11 Squadron Su-30MKM Flanker Gong Kedak AFB 12 Squadron Northrop F-5E, F-5F, RF-5E Butterworth AFB 15 Squadron BAE Hawk 108/Hawk 209, Aermacchi MB-339AM Butterworth AFB 16 Squadron Beech 200T Subang AFB 18 Squadron Boeing F/A-18D Hornet Butterworth AFB 19 Squadron MiG 29N/UB Kuantan AFB 20 Squadron Lockheed C-130H Hercules, C-130T Subang AFB 21 Squadron CN-235-200M Subang AFB 2nd Division 5 Squadron S-61A4A Nuri Labuan AFB 7 Squadron S-61A4A Nuri Kuching AFB 14 Squadron Lockheed C-130H Hercules Labuan AFBTraining Division 1 FTC PC-7, PC-7 Mk II, Alor Setar AFB 2 FTC Alouette III Alor Setar AFB ILIT (Flight Instructor Training Institute) PC-7 Mk II Alor Setar AFBTENTERA DARAT DIRAJA MALAYSIA
Malaysian Army Active: T DI-RAJA MALAYSIA80,000 personnelActive Reserve: 50,000 personnel4 infantry divisions, formed from 10 infantry brigades, 1 parachute brigade and 1 mechanised brigade. The 3rd Division ("Sehitam, Semerah") is converting to become the army's first combined arms formation.26 Light Infantry Battalions 3 Airborne Infantry Battalions 3 Mechanized Infantry Battalions 5 Armoured Regiments (1 Tank Regiment) 16 Artillery Regiments (4 Low Level Air Defence) 3 Special Forces Regiments 50,000 Active Reserve In approximatelty 60 Infantry (Askar Wataniah) Battalions.Standard Issue Infantry Weapons48 Bumar-Łabędy PT-91M Pendekar Main Battle Tanks. [10] 211 FNSS ACV 300 Adnan Infantry Fighting Vehicles. 111 MIFV K200 (Modernized K-200 KIFVs) Armoured PersonalCarriers. 26 FV101 Scorpion Light Tanks. 184 Sibmas 90 Armoured Fire Support Vehicles. 460 Rheinmetall Condor Armoured Personal Carriers. 25 Alvis Stormer Light Armoured Vehicles. 80 Haegglunds Bandvagn 206 Light Armoured Vehicles. 04 Avibras AV-VBL Artillery Command Vehicles. V-150 APC/Armoured Fire Support Vehicles (retired). Transport1511 3 Ton 4x4 GS Cargo HICOM Handalan trucks. 168 2 Ton 4x4 Pinzgauer Gun Tractors. 164 2 Ton 6x6 Pinzgauer Mortar Transporters with 144 ammunition trailers. 13 6 Ton 4x4 Light Recovery Isuzu FTS33H. 29 5 Ton 4x4 Isuzu FSS32G Communication Shelters. 19 2 Ton 4x4 IVECO M4010 Field Ambulances. 04 2 Ton 4x4 IVECO M4012 Satellite Communication Vehicles. 33 Gomba Stonefield Field Ambulances. 4x4 Land Rover Defender . 4x4 G-wagon (Local Assembly). Mercedez Benz 911 3 ton (retired) TATA 1613 3 ton truck. Bedford RL 3 ton (retired) Volvo C303 (retired). Artillery:18 Avibras (Astros II MLRS) Keris 300 mm Multiple Rocket Launchers. 28 Denel G5 howitzer Mk 3 155 mm Howitzers. 15 VSEL FH-70 155 mm Howitzers. 200 OTO Melara Mod 56 105 mm Pack Howitzers. 29 GDF-005 Oerlikon 35 mm twin cannon. 36 Bofors 40 mm gun 40 mm L/70. 150 M40 recoilless rifle. Air Defence Missiles:15 MBDA Rapier missile "Jernas" 700 Shorts Starburst surface-to-air missile (Most mounted onLML launchers) 500 Anza Mk II 200 9K38 (SA-18) "Igla" Man-portable air-defence systems.[11][12] Anti-Tank weaponry:Baktar-Shikan 9К115-2 Metis-M MBDA ERYX Saab Bofors Dynamics AT4 C-90 CR (M3) disposable rocket launcher. Carl Gustav M2 M40 recoilless rifle Radars:Ericsson GIRAFFE Radar Air Defence. Oerlikon Skyguard radar Ericsson ARTHUR Artillery Hunting Radar Artillery finding radar. Aselsan Askarad GSR Army Air Wing:9 SA316B Aérospatiale Alouette III 11 Agusta-Westland A109H TENTERA LAUT DIRAJA MALAYSIASubmarinesPerdana Menteri Class Scorpene SubmarineKD Tunku Abdul Rahman KD Tun Abdul Razak FrigatesLekiu Class FrigateFFG 29 KD Jebat FFG 30 KD Lekiu CorvettesKasturi Class (FS 1500)25 KD Kasturi 26 KD Lekir Laksamana Class Corvette134 KD Hang Nadim 135 KD Tun Abdul Jamil 136 KD Mohammad Amin 137 KD Tan Pusmah Offshore Patrol VesselKedah Class MEKO A-100 class patrol vessels171 KD KEDAH 172 KD PAHANG 173 KD PERAK[16] 174 KD TERENGGANU Fast Attack Craft (Missile)Perdana (Combattante-II 4AL) class missile boats3501 KD Perdana 3502 KD Serang 3503 KD Ganas 3504 KD Ganyang Handalan Class (Spica-M) Patrol Craft3511 KD Handalan 3512 KD Perkasa 3513 KD Pendekar 3514 KD Gempita Fast Attack Craft (Gun)Jerong class (Lurssen TNC 45) patrol boats3505 KD Jerong 3506 KD Todak 3507 KD Paus 3508 KD Yu 3509 KD Baung 3510 KD Pari Mine CountermeasuresMahamiru (Lerici) Class Minehunters11 KD Mahamiru 12 KD Jerai 13 KD Ledang

03 September 2008

Puasa....
Mari kita jalankan ibadah kita sesuai ajaran yang kita terima...
selamat berpuasa

22 Juli 2008

Kabupaten Seram Bagian Barat

DAHULU Hatusua sering disebut sebagai kleine staat van Ambon karena memang ramai pada zaman kolonial Belanda. Suatu ketika terjadi bencana air laut yang mendadak naik dan meluluhlantakkan seluruh isi desa. Masyarakat pun menata kembali kehidupan di sana dengan membangun rumah-rumah di atas fondasi batu. Lokasinya bergeser dari tempat semula. Itu sebabnya desa itu dinamai hatu (batu) dan sua (soa, rumah yang dibangun oleh soa atau kelompok-kelompok kekerabatan).
KINI Hatusua merupakan salah satu desa di Kecamatan Kairatu yang bernaung di bawah hasil pemekaran Kabupaten Maluku Tengah, Seram Bagian Barat (SBB). Bersama tetangganya, Seram Bagian Timur (SBT), kabupaten ini diresmikan melalui Undang-Undang (UU) Nomor 40 Tahun 2003. Pusat kegiatan, termasuk pemerintahan sementara, sebagian besar berlangsung di Piru (ibu kota Kecamatan Seram Barat), bukan di Dataran Hunipopu-ibu kota versi UU Nomor 40 itu. Karena fasilitas umum lebih lengkap, pada awalnya Kairatu yang diusulkan sebagai ibu kota sementara, tetapi kemudian muncul perdebatan hingga akhirnya Piru. Sementara Hunipopu masih berupa wilayah kosong.
Sebagai daerah baru, sarana perhubungan di kabupaten ini boleh dibilang cukup baik. Sebagian besar jalan sudah beraspal sehingga semua kecamatan bisa dilalui mobil. Berjarak sekitar 15 kilometer dari Piru, Kairatu terbilang lebih ramai karena letaknya lebih strategis. Selain tersedia sarana pasar, terdapat juga Pelabuhan Waipirit yang melayani angkutan laut feri, speed boat, dan kapal motor rute Ambon-Kairatu.
Dengan feri, lama perjalanan 1-1,5 jam. Dari Kairatu tersedia angkutan mobil ke Masohi (ibu kota Kabupaten Maluku Tengah) dengan lama perjalanan sekitar dua jam. Di samping Waipirit, terdapat juga dermaga di Waisarisa untuk angkutan plywood dari PT Djayanti Group. Perusahaan ini beroperasi di Seram Barat sejak tahun 1983.
Kairatu sejak lama terkenal sebagai daerah transmigrasi, antara lain di Desa Waimital, Waihatu, dan Waipirit. Permukiman transmigrasi Waimital dibuka tahun 1950-an, sedangkan dua berikutnya mulai tahun 1960-an. Melalui program transmigrasi pula kecamatan ini menonjol sebagai penghasil padi untuk Kabupaten Maluku Tengah maupun provinsi. Tidak jarang daerah ini kerap disebut lumbung padi di Maluku.
Secara keseluruhan, daerah utama penghasil padi di Maluku adalah Kecamatan Seram Utara (Maluku Tengah), Kecamatan Waeapo (Pulau Buru), dan Kairatu. Warga transmigran-yang sebagian besar berasal dari Jawa-di Kairatu sejak tahun 1971 sudah diberitakan menghasilkan 350 ton padi. Tiga tahun terakhir ini, dengan rata-rata produktivitas 30 kuintal per hektar, produksi padi 7.626 ton (2001), 3.201 ton (2002), dan 2.679 ton per hektar (2003). Di tahun 1999 bahkan sempat menjulang hingga 10.503 ton per hektar. Sentra produksi hanya di Waimital dan Waihatu. Di tingkat provinsi, Kairatu memberikan kontribusi tertinggi bagi Maluku Tengah, antara lain, 6.423 ton (2000) dan 6.006 ton (2002).
Komoditas palawija yang juga cukup penting adalah jagung dan kacang kedelai. Produksi jagung yang banyak dihasilkan di Desa Rumakay (Kecamatan Kairatu) mencapai 113 ton (2001) dan 154 ton (2002) dari luas panen sekitar 50 hektar. Di kecamatan yang sama, sentra kedelai berada di Desa Wailoy. Umbi-umbian, terbanyak ubi kayu, ada di Desa Kairatu.
Kebun-kebun di daerah ini juga cukup subur untuk kakao, kopi, pala, cengkeh, kelapa, jambu mete, dan vanili. Dengan rata-rata produksi 700 ton per hektar, kakao banyak tumbuh di Kairatu, Seram Barat, dan Taniwel. Dua tahun terakhir produksi cokelat 811 ton (2002) dan 824 ton (2003). Harganya cukup tinggi, sekitar Rp 15.000- Rp 16.000 per kilogram. Hanya saja ada faktor yang bisa menurunkan kualitas buah, yaitu hama yang sering menyerang daging buah tersebut.
Cengkeh boleh dibilang dihasilkan merata di semua kecamatan walaupun yang tertinggi di Kairatu. Dua tahun terakhir, total produksi bahan bumbu dapur ini 1.249 ton (2002) dan 2.186 ton (2003) dari luas tanaman menghasilkan 3.500 dan 3.800 hektar. Sedangkan sentra kelapa di Huamual Belakang dan Taniwel.
Biarpun tidak banyak, vanili terdapat di Seram Barat dan Taniwel. Sampai tahun lalu produksinya 32 kilogram per hektar, masih kalah jauh dibandingkan Kecamatan Amahai (900 kilogram) dan Saparua (125 kilogram). Jika melihat harganya, kondisi basah Rp 160.000 dan kering Rp 1,5 juta per kilogram, jelas amat menggiurkan petani. Bukan tidak mungkin mereka lebih membela vanili dibandingkan tanaman lain. Pasar komoditas ini adalah Manado dan Bali.
Dengan luas daerah 20 persen dari kabupaten induk, ekonomi SBB cenderung berkiblat pada pertanian tanaman pangan. Dalam Population and Environment Issues in Maluku, The Case of Western and Northern Seram (Denny Hidayat et.al, 1999), potensi kabupaten ini sebagai penghasil padi sangat didukung program transmigrasi. Sejak tahun 1994, di Pulau Seram sekitar 1.150 hektar sawah dicetak, dan kebanyakan terpusat di lokasi transmigrasi Kairatu serta Seram Utara.
Menurut Dinas Pertanian Maluku Tengah, peran pendatang (transmigran)-yang lebih berpengalaman mengolah sawah-membuat persawahan lebih berkembang. Sedangkan masyarakat setempat lebih banyak mengupayakan lahan-lahan kering dengan jenis-jenis tanaman berumur panjang. Bukan berarti penduduk asli tak mampu bersawah. Di dusun Waitoso, Piru, misalnya, yang bukan daerah transmigrasi, mereka bercocok tanam padi ladang seluas 5 hektar. Walaupun bersifat uji coba dan dilakukan secara swadaya, daerah ini berpotensi 30-50 hektar. Pada tahun 2001-2002, diperoleh panen rata-rata 2 ton per hektar.
Yang jelas, bukan hal yang mudah mengubah perilaku masyarakat agar lebih intensif mengolah sawah. Contoh sederhana, masih banyak yang tidak tahan berlama-lama di tanah berlumpur. Masalahnya, pola pertanian yang biasa dilakukan amat bervariasi. Misalnya, setelah menanam cengkeh "pindah" ke laut menjadi nelayan, dan berlanjut dengan tanaman kacang-kacangan. Kalaupun menanam padi, bisa jadi hanya dilakukan satu musim.
Sumber :
Krishna P Panolih/Litbang Kompas Kamis, 17 Juni 2004

17 Juli 2008

Renungan anak manusia

Yah,..... itulah sepenggal perasaan anak manusia....
Aku bisa merasakan apa yang dirasakan sepasang anak manusia yang akan menemui sang penciptanya. Beraneka macam perasaan berkecamuk didalam jiwanya. Ada perasaan sedih meninggalkan teman, saudara, sahabat dan kerabat. Ada perasaan kecewa karena merasakan ketidakadilan hukum. Ada perasaan dosa karena perbuatan yang telah dilakukan saat itu. Mungkin ada perasaan puas karena sudah merasa menebus kesalahan di dunia. Namun yg utama.....perjalanan panjang menemui sang khalik jauh disana........ya, jauh disana.......
Catatan kecil ini kubuat untuk mengantarkan kepergian sang terpidana yang yang akan melepaskan kehidupan dunia. Sepasang Ibu dan Anak yang dengan tabah akan melakukan perjalanan panjaaaaaaaaaaaang.... Sumiarsih dan Sugeng....Aku doakan tenang disisiNya.
Amin................................

16 Juli 2008

Askar Wataniah ???? Apa itu......


1. Apakah itu Askar Wataniah ?
Askar Wataniah (AW) adalah badan sukerela yang berlainan dari badan-badan sukarela yang lain. AW merupakan angkatan simpanan Tentera Darat Malaysia sebagai benteng kedua di dalam mempertahankan negara kita yang tercinta ini. Penyertaan saudara-saudari di dalam Askar Wataniah akan merupakan satu sumbangan murni di dalam menyahut seruan ibu pertiwi sesuai dengan konsep HANRUH (Pertahanan Menyeluruh) yang ditetapkan di dalam dasar pertahanan negara.
HANRUH antaranya menetapkan bantuan nasional termasuk pengembelingan semua sumber negara disamping penglibatan angkatan tentera.
Sebagai sebuah negara yang berkembang untuk mencapai matlamat sebuah negara yang maju dengan Wawasan 2020, setiap pihak dan rakyat perlu memainkan peranan di dalam pembangunan dan pertahanan negara dan hendaklah menjadikannya sebagai sebahagian dari aktiviti masyarakat.

2. Bagaimanakah saya dapat menyertai Askar Wataniah?
Sekiranya saudara/saudari ingin menyertai Askar Wataniah pada hari ini, silalah berhubung dengan pasukan-pasukan Tentera Darat atau Askar Wataniah yang berhampiran.



Sumber :

Bahagian Simpanan Tentera Darat Markas Tentera Darat
Wisma Pertahanan Jalan Padang Tembak 50634 Kuala Lumpur
Tel : 03-2921333 / 03-2941536 samb. : 2287 / 2290

Trip to Pulau Kecil



Ini adalah pengalamanku dalam menikmati langsung indahnya pulau kecil paling selatan negara kita. Dalam info yang pernah kubaca, pulau ini masuk dalam pulau kecil terluar yang berbatas langsung dengan benua Australia. Yaah.....kata orang sih namanya pulau Dana Rote. Tepatnya di sebelah selatan pulau Rote, Prop. NTT. Perjalanan kepulau ini ditempuh dari Pelabuhan Tenau naik kapal cepat atau ferry ( sesuai modal bung....red ). Inilah kali pertama aku naik kapal cepat, ingin muntah rasanya, tapi malu sama tetangga...he..he.. Udah nyampai di Rote, sabar dulu....masih panjang perjalanannya. Nah, dari sini lewat jalan darat kepantai....Nembralla (..kalau tidak salah ya..). Nah sampailah kita harus nyebrang lagi kepulau sasaran.... Naik apa ?? Kebetulan ada bapak2 Marinir yang punya perahu karet.... Dengan fasilitas bapak2 inilah kami berhasil menyebrang, walaupun dengan nyali kecil ( maklum nenek moyangku bukan pelaut...). Sampailah kami disana...Alamaaak, kecil banget wilayahnya, ternyata masih ada kehidupan disini. Yaaa, bapak2 tentara yang selalu siap sedia menjaga wilayah kedaulatan negara. Tidak rela tanah sejengkalpun dikuasai orang lain...Bravo. bapak2 TNI, doaku dan seluruh rakyat menyertaimu... Udah ya itu dulu dongeng kecil saya, tunggu lain waktu akan saya dongengkan cerita yang menarik...
Pakdegiarto

Blog Pertamaku

Senangnya belajar buat Blog....sampai lupa waktu. Ternyata belajar Blog membuatku lupa segalanya..Ya Tuhan ternyata baru mengenal sedikit saja, aku sudah tergoda lebih jauh.Ya...inilah Blog dan posting pertamaku kubuat di malam yang sepi

Pakdegiarto